Arsip Kategori: Mahasiswa

Informasi Kuliah Kelas Karyawan di Semarang

Berikut ini adalah daftar kampus yang menyediakan kelas khusus untuk karyawan di Semarang, dimana mahasiswa yang disibukan bekerja bisa tetap melanjutkan kuliah di kelas weekend, sebenarnya infomasi ini mudah didapat lewat pencarian biasa tapi karena saya dalam rangka lagi iseng dan kebetulan ada teman yang tanya juga, maka saya rangkum sedikit informasi dari situs resmi kampusnya silahkan kunjungi link di bawah deskripsi untuk informasi lebih akurat dan detail. 😀

Lanjutkan membaca Informasi Kuliah Kelas Karyawan di Semarang →

Iklan

日本語で書く

このブロッグでは日本語の更新はめったにあります、なぜなら日本語で書くのはあまり自信がない。でも、もともとこのブロッグを作った理由は僕自身の能力を高めるため、でも時間に流れて、その意欲がどこに行ったか~もうわからなくなった~

日本語だけではなくインドネシア語の更新も最近なかなか書かなかった、大学の論文もまだ進めないし、社会実習(KKN)が終わった頃どこから始めるかすごく悩んでいる、

これから、

いいあ、今からこの状況からすぐに開放したい!
頑張って、僕!!

またすぐにブロッグの更新を

ヴァイオレット・エヴァーガーデンを見たから、「ときに手紙は沢山の美しい言葉を並べるより、一言だけで大切な気持ちを伝えることが出来るのです」というセリフがでた。

Destin Histoire PPL- Belajar Mengajar

Masuk tahun ke-4 kuliah, masuk ke masa-masa penghujung para penghuni kampus. Tahun ke-4 ini di mulai dengan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan alias praktek mengajar di SMA. Gak pake panjang lebar lagi, SMAN 1 Kendal atau yang lebih dikenal SMANIK menjadi lokasi PPL saya. Tidak beda jauh dengan iklim di Semarang, suhu udara di Kendal juga Panas, khususnya SMA N 1 Kendal yang masuk daerah dataran rendah, perbedaan yang paling terasa mugkin adalah jam kerja. Ketika di kampus kuliah biasanya masuk jam 8 atau kelas paling pagi jam 7, maka di SMA masuk sebelum 06.45 merupakan hal pertama yang cukup bikin kaget qkqk ditambah lagi hari Senin Upacara bendera masuk 06.15 benar-benar zona waktu yang beda bagi mahasiswa tingkat menengah seperti kami.

Berujung menjadi late post setelah 4 bulan blog tak tersentuh akhirnya ada kemauan untuk nulis lagi. Sebelum ingatan saya semakin pudar, sambil menatap langit-langit coba mengingat kemarin ngapain aja, …………..hmm sudah mulai banyak yang terlupa.

Lanjutkan membaca Destin Histoire PPL- Belajar Mengajar →

FORSIL Himpunan Mahasiswa Bahasa Jepang Semarang

 

Sepeda motor tidak cukup, jadi berangkat dari Unnes pake angkutan umum ganti 3 kali bersama Bangkit,Hilya dan Rahma. Sedangkan Emfina berangkat langsung ke Undip dari rumahnya. Sampai di FIB langsung di sambut dengan hangat oleh kawan-kawan Himawari :), kemudian kami diantar menuju lantai 3 tempat dilaksanakannya Forsil, muncullah Oujou-sama nya Himawari yang juga langsung menyambut kehadiran kami. Waktu pulang kawan-kawan dari Himawari menawarkan diri mengantar dengan motor. Rasanya gak enak, mau saya tolak lha wong angkutan umumnya masih ada, tapi Aga-san (Fukukaichou-nya Himawari) bilangnya ini perintah dari si-Kaichou alias Qurrota-san. Awalnya sih katanya cuma sampai mentok di PLN, jadi nanti kami sambung angkot 1 kali saja pulangnya. Ujung-ujungnya ternyata di anter balik sampai Unnes juga (・∀・).

 

Terimakasih kawan-kawan Himawari yang sudah melopori dan menyelenggarakan forum silaturahminya, dan saya pikir itu sangat sukses. Diakhir acara waktu penentuan tuan rumah forsil berikutnya, menggunakan hompimpaa. Waktu hompimpaanya Asahi langsung menang, saya pikir Asahi yang dapat giliran tuan rumah Forsil berikutnya, dan ternyata malah yang kalah yang jadi tuan rumah forsil tahun depan. Pokoknya buat semua yang sudah berpartisipasi di acara forsil kemarin kawan-kawan Himawari, Sakura, Hikari, pengurus Asahi お疲れ様でした。

Asahi

Kalau di Pendidikan bahasa Jepang Universitas Negeri Semarang memiliki himpunan mahasiswa yang bernama Asahi, maka di Sastra Jepang Universitas Diponegoro ada HIMAWARI. Kenapa bawa-bawa HIMAWARI? karena kemarin Himawari baru saja mengadakan FORSIL, yang merupakan kepanjangan dari forum silaturahmi. Forum silaturahmi ini diikuti oleh himpunan mahasiswa Sastra dan Bahasa Jepang se-Semarang.

Acara forum silaturahmi ini sudah dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2015 di ruang A-3-9 Fakultas Ilmu Budaya Undip Tembalang. Penggagas forum ini sendiri adalah ketua dari Himawari yaitu Qurrota Ayuni Shabrina, yang juga  sudah jauh-jauh hari memberitahu kami tentang akan dilaksanakannya forum ini sejak diadakanya OC Nimats 2015. Dari Asahi sendiri diwakili oleh 5 orang pengurus yang hadir mengikuti forum silaturahmi, juga memaparkan progam kerja selama satu periode kepengurusan. Selain dari Asahi dan Himawari, himpunan mahasiswa lainya SAKURA dari D-3 Bahasa Jepang Undip, HIKARI dari Sastra Jepang Universitas Dian Nuswantoro turut mengikuti acara ini.

Budi Sensei membuka acara FORSIL Budi Sensei membuka acara FORSIL

Lihat pos aslinya 306 kata lagi

Jangan Mau Ditilang Polisi

Pelanggar lalu lintas yang ketahuan akan dikenai tilang dan diwajibkan mengikuti sidang udah pada tau semua kan? Kan? Kan? Biasanya ketika ditilang oleh petugas polisi yang terhormat, polisi yang baik akan memberi hadiah surat tilang dan kita disuruh untuk mengikuti sidang di pengadilan sesuai tanggal tertera, sedangkan polisi  yang nakal akan memberi kode tertentu supaya bisa damai di tempat dan urusannya pelanggar jadi cepat selesai, Dan selama menjadi pengendara motor ini kali ke 2 saya terkena tilang, yang pertama dulu di kota Wonosobo ketika lampu kendaraan tidak nyala di siang hari, dapat surat tilang warna merah karena tanggal sidang bertepatan dengan waktu sekolah ya tidak saya ikuti tapi surat kendaraan yang disita sebagai barang bukti masih bisa diambil di pengadilan setelahnya. Kali kedua tertilang berbeda karena urusannya lebih panjang dan rumit. Begini kronologisnya, Lanjutkan membaca Jangan Mau Ditilang Polisi →

Katsuobushinya hidup :V

たこ焼きを作ろう Masak Takoyaki Asal-asalan Ala Mahasiswa

11 Januari 2015 tepatnya hari sabtu, ASAHI dan mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Unnes mengadakan acara Masak Takoyaki Party outdoor tepatnya di Gazebo sebelah Gedung B4, Takoyaki adalah salah satu makanan terkenal dari daerah Kansai, Jepang. Di Jepang, Takoyaki dibuat dengan adonan tepung terigu dan didalamnya diisi potongan daging gurita. Kalau disini karena susah mencari daging gurita maka terpaksa kami ganti memakai sosis ayam hehe

Lanjutkan membaca たこ焼きを作ろう Masak Takoyaki Asal-asalan Ala Mahasiswa →

Gugup adalah temanku

Awal tahun ke 2 saya menempuh kuliah di Unnes. 23 Agustus 2014 pertama kalinya saya mengikuti pidato bahasa Jepang yang diadakan di gedung D Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), saya belum berharap menang menjadi juara karena saingan saya kakak-kakak senior dan sepertinya saya adalah peserta termuda diantara peserta lainnya -_-, bagi saya sendiri kemenangan cukup bisa berbicara membawakan pidato di depan para juri dan audien dengan lancar meskipun dengan tangan gemetaran karena terlalu gugup berbicara di depan orang banyak. Lanjutkan membaca Gugup adalah temanku →